Langsung ke konten utama

HALAL TOURISM

Pariwisata Halal Sebagai Inovasi Baru Dalam Pariwisata Singapura
Trend wisata halal mulai berkembang seiring dengan meningkatnya populasi muslim di dunia. Meningkatnya populasi muslim yang berusia muda, berpendidikan, dan berpenghasilan tinggi membuat banyak industry pariwisata internasional mulai menargetkan wisatawan muslim sebagai target pasarnya. Begitu juga dengan Singapura, guna menarik minat wisatawan Indonesia untuk mengunjungi negaranya, STB membuat program pariwisata halal yang ditujukan khususnya untuk masyarakat muslim Indonesia. Dengan adanya program pariwisata halal tersebut pemerintah Singapura mengharapkan agar masyarakat muslim Indonesia yang akan mengunjungi negaranya dapat menikmati fasilitas umum dengan nyaman tanpa harus dipusingkan dengan bahan makanan yang diolah, tempat ibadah yang tersedia, dll. Untuk makanan halal sendiri, wisatawan tidak perlu khawatir karena Singapura secara resmi telah memiliki sertifikasi halal yang telah diakui oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat – obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) yang bekerjasama dengan Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS).
“ Kami (Singapura) menyediakan berbagai pilihan bersantap yang halal, yang tentunya semakin mendukung kami seebagai salah satu tujuan yang menarik bagi para wisatawan muslim”, menurut Edward Koh, Eksekutif Direktur Dewan Pariwisata Singapura Wilayah Asia Tenggara.
Para muslim yang berwisata pasti tidak dapat lepas dari kepercayaan yang mereka anut. Para wisatawan tersebut membutuhkan kepastian terkait halal dan haram nya makanan yang akan mereka konsumsi, tersedianya tempat beribadah yang nyaman, dan dipisahkannya fasilitas umum antara pria dan wanita, sehingga para wisatawan muslim dapat menikmati pariwisata tanpa harus dipusingkan dengan berbagai hal tersebut. Dan terbukti Singapura mampu memenuhi segala kebutuhan tersebut dengan menyediakan 53 masjid yang tersebar diseluruh penjuru negara yang telah direnovasi dan dibuka untuk umum, dan merekomendasikan restoran – restoran yang secara resmi telah memiliki sertifikat halal yang keluarkan oleh MUIS.
Pemerintah Singapura sendiri memiliki peran penting dalam meningkatnya industry halal di negaranya. Alasannya adalah selain melihat kejelian masyarakat yang semakin peka terhadap kehalalan suatu produk, pemerintah Singapura juga mempunyai visi masa depan yang kuat untuk menjadikan negara itu sebagai pusat keuangan dunia, salah satunya dengan menggunakan inovasi halal tersebut.
 Oleh karena itu, karena semakin banyak pengunjung muslim yang datang, pasar bebas yang dilakukan oleh Singapura juga akan semakin berkembang. Pemerintah Singapura juga mendukung sepenuhnya berbagai peluang usaha produk halal serta semua upaya itu diserahkan pada pilihan masyarakat, sehingga tidak ada penolakan dari pihak industri dan produsen untuk melakukan sertifikasi halal.
Referensi:


Afif, I. (2015, juli 8). Singapura Luncurkan Buku Panduan Wisata Halal. Retrieved from http://m.halhalal.com/singapura-luncurkan-buku-panduan-wisata-halal/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESEP ES PISANG IJO

RESEP ES PISANG IJO Bahan utama ·          Pisang raja : 5 buah. Bahan bahan lainnya ·          Tepung beras : ± 150 gram. ·          Tepung terigu : 10 gram. ·          Tepung tapioka : 50 gram. ·          Santan kental : ± 1 gelas ( 200 ml ). ·          Garam : ± ¼ sendok teh ( sesuai selera ). ·          Daun pandan : 6 lembar. ·          Daun suji : 12 lembar. ·          Air bersih : secukupnya. ·          Es batu serut kasar Bahan sirup ·          Gula pasir : ± 100 gram. ·        ...

Muslimah

MUSLIMAH Ia tidak harus berbakut setera untuk terlihat menawan ketika busana panjang tanpa pita-pita mampu menembus kabut pesona zaman Ia tidak harus mendongakkan kepala untuk menyirat kehormatan……………………. ketika tunduknya hati dan pandangan menempatkan diri pada kemuliaan…………………… ia tidak harus berhiaskan intan berlian untuk meraih keanggunan……………………. ketika cahaya kesabaran akanmeluruhkan kilaunya dan butiran tasbih mulai menghitung nilai akhlaknya titian menuju ridha-Mu memang tidak dihiasi mawar, melati dan sedap malam sekali-kali saja masih tercium harumnya karena mungkin masih ada terjaga perilaku dan lisannya……………. perjalanan ke sana sungguh panjang dan meletihkan hanya mendung dan pelangi, hanya gelap dan terang saling berganti menyapanya……………… Ilahi, tanpa keridhoan itu bisakah sedekah, sholat dan sujudnya mengantar diri ke ujung pengembaraan pada-Mu By: (Maria Ulfa) dalam buku “Pesona kepribadian Muslimah” karangan Claudia Irawan massie PUISI P...