Langsung ke konten utama

RESEP ES PISANG IJO

RESEP ES PISANG IJO

Bahan utama
·         Pisang raja : 5 buah.
Bahan bahan lainnya
·         Tepung beras : ± 150 gram.
·         Tepung terigu : 10 gram.
·         Tepung tapioka : 50 gram.
·         Santan kental : ± 1 gelas ( 200 ml ).
·         Garam : ± ¼ sendok teh ( sesuai selera ).
·         Daun pandan : 6 lembar.
·         Daun suji : 12 lembar.
·         Air bersih : secukupnya.
·         Es batu serut kasar
Bahan sirup
·         Gula pasir : ± 100 gram.
·         santan kental : ± 2 gelas.
·         Tepung tapioka : ± 2 sendok makan.
·         Daun pandan : 8 lembar’
·         Daun suji : 10 lembar.
Cara membuat es pisang ijo
·         Kukus pisang raja hingga matang, dinginkan dan kupas kulitnya.
·         Potong potong ( daun pandan + daun suji ), masukkan dalam blender dengan di tambah sedikit air ( ± 60 ml ). Kemudian saring dengan saringan santan.
·         Ambil wadah secukupnya kemudian masukkan ( tepung terigu + tepung beras + tepung tapioka ) dan aduk aduk hingga merata. Tambahkan gula pasir dan pewarna hijau ( perasan daun suji & daun pandan ). Selanjutnya uleni ( aduk aduk ) dengan tangan bersih hingga menjadi adonan lembut.
·         Terakhir masukkan pisang raja matang dan guling gulingkan hingga semua permukaan pisang tertutup adonan secara merata.
·         Siapkan langseng dan kukus hingga matang ( berwarna hijau tua ).
Cara membuat sirup es pisang hijau
·         Blender ( daun pandan + daun suji + ½ gelas air bersih ), kemudian saring dan masukkan dalam panci.
·         Tambahkan ( gula pasir + tepung tapioka + santan kental ) dan aduk aduk dahulu hingga bercampur rata dan pastikan tidak ada gumpalan gumpalan.
·         Rebus sambil di aduk aduk hingga mendidih. Angkat dan dinginkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muslimah

MUSLIMAH Ia tidak harus berbakut setera untuk terlihat menawan ketika busana panjang tanpa pita-pita mampu menembus kabut pesona zaman Ia tidak harus mendongakkan kepala untuk menyirat kehormatan……………………. ketika tunduknya hati dan pandangan menempatkan diri pada kemuliaan…………………… ia tidak harus berhiaskan intan berlian untuk meraih keanggunan……………………. ketika cahaya kesabaran akanmeluruhkan kilaunya dan butiran tasbih mulai menghitung nilai akhlaknya titian menuju ridha-Mu memang tidak dihiasi mawar, melati dan sedap malam sekali-kali saja masih tercium harumnya karena mungkin masih ada terjaga perilaku dan lisannya……………. perjalanan ke sana sungguh panjang dan meletihkan hanya mendung dan pelangi, hanya gelap dan terang saling berganti menyapanya……………… Ilahi, tanpa keridhoan itu bisakah sedekah, sholat dan sujudnya mengantar diri ke ujung pengembaraan pada-Mu By: (Maria Ulfa) dalam buku “Pesona kepribadian Muslimah” karangan Claudia Irawan massie PUISI P...